Senin, 25 Januari 2016

Sinopsis After School Bokbulbok Episode 1

Sinopsis After School Bokbulbok Episode 1


Terlihat seorang gadis menginjakkan kakinya didepan sebuah ruangan. Di depan tembok terlihat tulisan Klub Memilih Misi, gadis tersebut melihat sekeliling ruangan dengan tatapan ragu lalu menggelengkan kepalanya dan pergi meninggalkan ruangan tersebut. Baru beberapa langkah gadis itu berhenti lalu mengeluarkan selembar kertas dari sakunya. 

Lalu kita diperlihatkan gadis tersebut sedang di wawancarai oleh seseorang kenapa dia ingin bergabung (diklub). Gadis itu berkata dia tidak ingin bergabung, ada seekor merpati membawakannya undangan lewat jendela sekolah. Karna itu adalah pertama kalinya dia mendapatkan sebuah undangan. Itulah sebabnya dia pergi untuk memastikannya.






Gadis tersebut mengetuk pintu ruangan sambil bertanya apakah ada orang didalam. Tanpa ada jawaban, gadis itu memberanikan dirinya membuka pintu ruangan. Setelah pintu terbuka, mata gadis tersebut melotot melihat 3 namja tampan sedang sibuk dengan kegiatannya masing-masing sambil menatap gadis tersebut.





 --


[After School: Beruntung atau Tidak]



Gong Myung : Seniman

Kang Tae Poong : Atlet

Yoo il : Laki-laki menawan

Seo Kang Joon : Bintang berkharisma

Han Jae Hee : Jenius

Kim So Eun: Orang yang terintimidasi sekaligus kuda hitam

[Klub Memilih Misi]

 --
 
 
 
 


So Eun menyembulkan kepalanya kedalam ruangan melihat 3 orang namja sedang sibuk dengan kegiatannya masing-masing, dia menggelengkan kepalanya buru-buru ingin pergi dari ruangan tersebut, tapi seseorang dari belakang langsung merangkulnya masuk kedalam ruangan.
 
 


“ Selamat datang, Kim So Eun “ kata seseorang yang baru saja merangkulnya sambil mengulurkan tangannya, dia Yoo Il. Saat So Eun ingin menjabat tangannya, Yoo Il langsung merubah arah tangannya sambil menjelaskan bahwa Klub memilih misi memiliki anggota yang paling tampan dan siswa-siswi yang paling diinginkan di Hu Mi. Tapi walaupun begitu, tidak ada satu orang pun yang ingin bergabung.
 
 
 
Kang Joon langsung memotong pembicaraan mereka sambil menanyakan siapa nama So Eun. Kang Joon menyerahkan kertas dan pen untuk So Eun menulis. So Eun menulis namanya di kertas, yang langsung diambil Kang Joon yang berkata diterima. Jae Hee langsung mengambil kertas tersebut dari tangan Kang Joon sambil berkata bahwa besok mereka akan meresmikan So Eun sebagai anggota lalu mengulur kertas tersebut menjadi panjang. Ternyata kertas itu syarat keanggotaan dan perjanjian masuk klub. So Eun yang ngeliatnya langsung Syok karna dia udah nulis namanya di kertas tersebut.
 
 

“ Tunggu, aku tidak pernah bilang ingin gabung dalam Klub ini. Dan aku bahkan tidak tahu Klub apa ini “ Kata So Eun menghentikan Kang Joon dan Jae Hee yang akan pergi.

“ Kami memilih sebuah misi. Disana ada beberapa misi yang sudah ditulis disebuah kertas didalam kotak. Kami akan memilih satu dan akan memecahkannya. Kami sudah menyelesaikan seratus misi di semester ini “ Kang Joon menunjuk ke arah dinding yang terpajang jelas bingkai misi yang sudah diselesaikan klubnya. So Eun makin syok ngeliatnya.
 
 
Kang Joon melepas permen lollipop yang ada dimulutnya sambil mendekati So Eun, lalu meniup wajah So Eun dan memberi bumbu lollipop (?) pada wajahnya. “ Rasa strawberry! “ ucap So Eun dalam hati. Lalu muncullah strawberry strawberry kecil dari wajahnya hahaha.
 
So Eun menggelengkan kepalanya mencoba sadar dan bertanya kenapa mereka melakukan hal itu padanya, kenapa mengundangnya. Ke 4 namja tersebut langsung berpandang-pandangan dengan wajah serius lalu berkata “ itu rahasia “ dan mereka langsung tertawa, sedangkan So Eun makin syok.
“ Selamat datang di klub memilih misi! “ ucap mereka berbarengan. So Eun melonggo ngeliat tingkah ajaib mereka. “ dasar bodoh “ ucap So Eun dalam hati.
 
Yoo Il merangkul So Eun sambil bertanya apa So Eun tidak ingin tahu tentang mereka. Kang Joon, Jae Hee dan Gong Myung buru-buru kembali ketempat mereka melakukan kegiatannya tadi, So Eun yang telinganya ditiup Yoo Il reflek memegang telinganya “ apa-apaan mereka “ ucap So Eun dalam hati. 
 
“ Seperti seekor macan tutul yang berlarian dihutan.. dia adalah salah satu binatang yang tidak bisa dijinakkan. Bintang berkharisma, Se Kang Joon! “ ucap Yoo Il menunjuk ke arah Kang Joon. Kang Joon langsung menatap So Eun sambil menunjuk matanya seakan-akan berbicara “ aku memperhatikanmu Kim So Eun “ So Eun mengerutkan keningnya lalu menatap bingkai yang ada foto Kang Joon sedang memakai helm. 
 
 
 
 
 
Scene beralih ke sebuah jalan dimana Kang Joon sedang mengendarai motor dengan helmnya. Kang Joon melepas helmnya dan sekumpulan gadis-gadis langsung berlarian ke arahnya. “ oh tuhan! Dia sangat tampan! “ ucap salah satu dari mereka. Gadis-gadis itu terus-terusan memuji Kang Joon, dan tanpa sengaja So Eun melihat mereka dari jauh. Kang Joon turun dari motornya dan jeng jeng jeng! Tenyata yang dinaikin Kang Joon bukan motor melainkan mainan berbentuk panda haha. Kang Joon dengan gaya coolnya mengelus kepala mainan panda tersebut, langsung saja para gadis ikutan mengelus kepala si panda juga. Kang Joon menyerahkan kunci mainan pandanya ke para gadis yang berakhir dengan berebutan. 
“ Tuan Lee Joon Gi! “ ucap Yoo Il memecah lamunan So Eun. “ dia bahkan tidak bisa dibandingkan dengan satupun permata di korea. Otak dari klub ini! Han Jae Hee!”. Jae Hee tersenyum manis menatap So Eun sambil membuka bukunya, lalu menyobek kertas dan memasukkannya kedalam mulutnya sendiri dengan menatap tajam So Eun.
 

 
Jae Hee sedang berjalan sambil membaca, lalu tiba-tiba berhenti dan mengeluarkan crayon dari dalam saku jasnya. Jae Hee menulis sejumlah angka di tembok dengan tatapan kosongnya disertai teriakan histeris para gadis. So Eun melihatnya sambil membawa bungkus roti di tangannya. Tulisan yang paling atas ditulis Jae Hee ditembok seketika mengeluarkan cahaya. 
 
“ Pertama, dia bisa membuat gadis-gadis menangis dengan senyumannya. Lalu kemudian dia membuat mereka menangis lagi dengan sensitivitasnya. Gong Myung, Seniman! “.

“ Senang bisa bertemu denganmu. “ Gong Myung tersenyum dengan manisnya menyapa So Eun. Saat ingin berdiri Gong Myung menjatuhkan tempat catnya.
 
“ Apa kau baik-baik saja? “ tanya So Eun.

“ Aku baik-baik saja “ jawab Gong Myung dengan senyumannya.
Mata So Eun melotot melihat apa yang dilukis Gong Myung, lukisan cowo berkumis tapi dengan baju perempuan HAHAHA.
 

 
 
Gong Myung sedang memainkan sulingnya ditaman. Para gadis yang mendengarnya langsung pergi menghampiri Gong Myung. Gadis-gadis tersebut langsung terpesona dengan suara indah sulingnya. Tidak jauh dari tempat Gong Myung, So Eun melihatnya biasa saja.
 
 
“ So Eun! Kau sudah mengenalku kan? “ tanya Yoo Il. So Eun mendekatkan wajahnya ke arah bingkai foto Yoo Il. “ kau siapa? “ tanya So Eun polos. Yoo Il langsung melotot mendengarnya.
 
“ Aku? Aku adalah flower boynya Hu Mi High School. Aku adalah salah satu dari lima laki-laki tertampan! Aku, Yoo Il. “ ucap Yoo Il dengan pedenya.
 
 
 
 
 

Para gadis sedang berjalan ditaman sekolah, seketika Yoo Il ada didepannya dengan iringan bunga-bunga yang bertebaran. “ Yoo Il! Yoo Il! Apa kau punya waktu luang? Apakah kau ingin minum teh? “ ucap para gadis berbarengan. Dan tanpa disangka para namja juga datang mendekati Yoo Il. Para gadis dan para namja berhadapan dengan wajah sengitnya. Yoo Il langsung berdiri ditengah-tengah mereka berkata “ aku untukmu “ sambil menyebarkan bunga-bungaan dari mulutnya kepada mereka. Sontak mereka langsung jatuh pingsan.
 
 
Yoo Il menyemburkan bunga-bungaan ke wajah So Eun. So Eun geleng-geleng kepala menghindari bunga-bunga itu. “ kau mengenalkukan sekarang? “ lagi-lagi So Eun menggelengkan kepalanya “ aku tidak tahu “ ucap So Eun. Yoo Il melotot lagi, dan kata ‘aku tidak tahu’ itu mendorong Yoo Il menubruk tembok  hahaha teman-temannya langsung melongo kaget. 
 
 
So Eun kaget melihat seseorang dibawah kakinya dengan dandanan dan tingkah laku seperti anjing. “ Dan yang terakhir.. dia adalah seekor anjing “ ucap Gong Myung. “ Anjing? “ ucap So Eun kaget. “ hm. Dia seekor anjing “. Yang dibilang seekor anjing itu langsung berdiri dan merangkul So Eun sambil berkata “ Mong (menggonggong) “. “ Ya! Minki! “ Gong Myung mengingatlkan anjing itu.
 
 

Gong Myung memberikan tulang-tulangan sabil meledek anjing tersebut. Anjing itu kesal dan ingin memukul Gong Myung tapi pas ngeliat So Eun yang terbengong-bengong, dia langsung berkalu selayaknya seekor anjing lagi.
 
 
 
Kang Joon menyerahkan tanda pemimpin ke So Eun dan berkata bahwa So Eun adalah pemimpin klub ini, So Eun kaget. Mereka semua berteriak penuh semangat bilang bahwa pemimpin klub mereka masih hidup. “ tiba-tiba aku merindukan ibuku “ ucap So Eun dalam hati yang syok dengan apa yang dialaminya.
 
 
“ Sekarang.. mari kita menjalankan misi hari ini “ ucap Kang Joon. Gong Myung setuju.

“ Giliran siapa? “. Si anjing yang ga lain adalah Kang Tae Poong langsung menunjukk Yoo Il dengan tulang yang ada ditangannya. “Bukan aku” ucap Yoo Il. Jae Hee langsung mengangkat tangannya “Giliranku!”.
 
 
 
“Dari semua misi.. apakah ada kemungkinan aku untuk memilih salah satunya? Biarkan aku menghitungnya dengan rumus..” ucap Jae Hee. Ekspresi yang lain lagsung berubah bĂȘte mendengar ocehan Jae Hee yang panjang lebar. “Tidak lagi” ucap Yoo Il sambil menutup mulut Jae Hee dengan tangannya dan berkata kepadanya bisakah dia diam dan hanya memilih satu.
 
 
 
“Memilih sebuah misi!!” mereka teriak bersama-sama dengan Jae Hee memasukkan tangannya kedalam sebuah kotak untuk mengambil kertas. Lalu mereka melihat isi kertas bersama-sama. “Misi kita hari ini adalah..” Jae Hee memperlihatkan isi kertasnya ke arah So Eun, dan terlihatlah tulisan ‘membakar kentutmu’, So Eun langsung melonggo.
 
 
 
 
 


Semuanya langsung sibuk memberi Jae Hee makanan dengan posisi Jae Hee diatas meja sambil bersila. “Makan pelan-pelan” ucap Gong Myung sambil memberikan minuman ke Jae Hee, So Eun benar-benar heran melihat tingkah mereka. So Eun ngambil langkah seribu hendak pergi dari tempat itu, tapi Tae Poong mencegahnya dengan ekspresi yang menakutkan, So Eun bergidik ngeri sambil memejamkan matanya, dan ternyata Tae Poong cuma ngajak So Eun bercanda.
“Akankah ini bekerja?” tanya Gong Myung. Jae Hee dengan percaya diri berkata tentu saja. “Tubuh manusia memproduksi metana dengan hidrogen dan karbon dioksida didalamnya.. dan metana yang mudah terbakar” Jae Hee menjelaskan selayaknya guru dengan toga diatas kepalanya. Yang lain manggut-manggut saja dengar penjelasannya, beda dengan So Eun yang terbengong-bengong. Semua langsung ngambil posisi supaya Jae Hee bisa kentut. “Jae Hee-aa luangkan waktumu dan beritahu kami jika kau sudah siap” ucap Kang Joon, Jaee menggangguk.
 
 
 
Jae Hee mengambil nafas dalam-dalam siap untuk kentut, yang lain pun bahkan juga ikutan mengatur nafasnya. “Aku siap! Sekarang waktunya!” teriak Jae Hee. Semuanya langsung pindah posisi berada di depan bokongnya Jae Hee dengan korek api yang dinyalakan. Saat Jae Hee kentut dan mengenai api yang ada di bokongnya, seketika langsung keluar api.
So Eun kembali di wawancarai apa yang dia rasakan berada diklub tersebut, So Eun menghela nafasnya.
 
 
 
 
 
Mereka semua bersorak senang misi mereka sudah berhasil, tentunya tanpa So Eun. So Eun yang meihat adanya api mencoba memberitahu mereka dan api itu tenyata ada di bagian depan celananya Gong Myung hahaha Gong Myung yang melihatnya kelabakan mencoba mematikannya sendiri. Gong Myung yang panik langsung rebahan sambil mencoba mematikan api dengan tangannya. So Eun melonggo tanpa tau harus berbuat apa. Dan Jae Hee dengan inisiatifnya membantu Gong Myung mematikan apinya dengan menginjak bagian depan celananya Gong Myung, Gong Myung langsung berteriak kesakitan hahaha dan yang lainnya pun malah ikut-ikutan Jae Hee, So Eun bergidik ngeri. Gong Myung mencoba untuk bangun tapi matanya langsung melotot melihat api ada di tempat yang sama, sontak semuanya langsung menginjaknya lagi. Setelah berhasil memadamkannya, semua langsung tersenyum lega, beda dengan Gong Myung yang menangis sambil menatap So Eun, So Eun menunjukkan ekspresi khawatirnya melihat keadaan Gong Myung.
 
 
 

Setelah semuanya tersenyum lega, lalu…. Ada api lagi di tempat yang sama, Gong Myung yang melihatnya langsung histeris lalu menaruh kuas kedalam mulutnya, So Eun menganggukkan kepalanya ikhlas (?) wkwk. Semuanya langsung bersemangat mematikan apinya dengan menginjaknya lebih kencang, Gong Myung yang syok serasa mau pingsan sementara So Eun menghela nafasnya.
 
 
Mata So Eun melotot melihat api ada di gorden jendela lalu mereka semua berteriak bersama-sama. Scene langsung berubah, mereka semua berlarian sambil membawa ember berisi air.
 
 
 
 
‘Bau apa ini?’ ucap Yo Il. Jae Hee berkata itu baunya.. bau kentutnya.. dia tidak bisa berhenti kentut. ‘Bersukacitalah setelah menderita! aku tidak akan pernah melupakan hari ini!’ ucap Gong Myung dengan senyum lebarnya. Tae poong hanya menggeram sambil membawa pot siram yang buat siram bunga dipundaknya. ‘Kita semua sangat keren.. misi hari ini berhasil di selesaikan!’ ucap Kang Joon. Mereka semua sangat senang misi mereka telah berhasil tapi tidak dengan So Eun.  So Eun bertanya dalam hati kenapa harus dia, apa yang dia lakukan disini bersama dengan mereka.

[Misi : Membakar Kentutmu] Kerja Bagus




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan tinggalkan komentar walaupun hanya beberapa kata . thankyou >.<